pejalanjauh

hidup yang tak dipertaruhkan tak akan pernah dimenangkan

Selasa, April 17, 2007

Requiem Tanpa Partitur

›
Pagi ini saya terbangun dan langsung menyadari bahwa umur saya sudah mencapai seperempat abad. Saya tak tahu apakah saya sudah pantas untuk ...
17 komentar:
Kamis, April 12, 2007

Guru yang Membuka Tirai Tuhan (VI)

›
Pungkasan Saya ingin katakan sejujurnya bahwa dengan mencoba tahu hubungan guru-murid, saya menjadi “maklum” kenapa, misalnya, dalam tradisi...
Senin, April 09, 2007

Guru yang Membuka Tirai Tuhan (V)

›
Penerobosan ke Dalam Di awal penulisan seri esai sufi ini, saya sempat bertanya pada simbok: "Mbok, ada nggak saudara atau leluhur kita...
4 komentar:
Sabtu, April 07, 2007

Guru yang Membuka Tirai Tuhan (IV)

›
Kekuatan Silsilah Fokus sepenuhnya pada sosok sang guru tetap menjadi mutlak betapa pun sang guru tak ada di hadapan mata secara fisik. Joha...
1 komentar:

Guru yang Membuka Tirai Tuhan (III)

›
Yang Berjalan di Atas Air Lewat kisah hidup Rumi itulah saya pelan-pelan mulai mengerti kenapa ksatria yang belajar memanah itu dengan seng...
9 komentar:

Guru yang Membuka Tirai Tuhan (II)

›
Metanoia seorang Rumi Dulu sekali, bahkan hingga waktu-waktu belakangan, saya masih tak mengerti apa maksud yang hendak disasar fragmen ksat...
4 komentar:

Guru yang Membuka Tirai Tuhan (I)

›
Ketidakhadiran yang "Hadir" Sebelum mengenal Rumi atau Plato, saya lebih dulu akrab dengan Pandawa dan Kurawa. Sebelum saya tahu S...
Selasa, April 03, 2007

Puisi, Maut, dan Hidup yang Ditodongi Deadline

›
Banyak cara menjemput el-maut. Seorang penyair mungkin akan menghadapi regu tembak dengan cara bertanya sekaligus berpuisi. Dalam hal Federi...
5 komentar:
‹
›
Beranda
Lihat versi web
Diberdayakan oleh Blogger.